Dari Paris Hingga Mesir, Dukung Earth Hour

SYDNEY - Berbagai ikon termasyhur dunia, termasuk Harbour Bridge dan Opera House di Sydney, menara Eiffel di Prancis, Piramida di Mesir dan Kota Terlarang di China akan gelap gulita pada hari Sabtu esok.

Rupanya, gedung-gedung megah dan ternama itu pun tak mau ketinggalan berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour, dimana mereka diminta memadamkan lampu dan listrik selama satu jam.

Dilansir Times of India, Jumat (26/3/2010), memasuki tahun keempat, kampanye Earth Hour kali ini disebut-sebut akan menjadi yang terbesar. Penyelenggara Earth Hour global menyebutkan, akan ada ribuan kota di lebih dari 125 negara yang akan ikut serta dalam upaya meminimalisir dampak perubahan cuaca dan pemanasan global ini.

"Hal paling mengejutkan di tahun ini adalah reaksi masyarakat dunia terhadap Earth Hour sangat besar, lebih banyak dari tahun lalu. Lebih banyak orang-orang yang termotivasi mengikutinya," kata salah satu penyelenggara Earth Hour Andy Ridley.

Beberapa perusahaan internasional ternama termasuk Google, Coca Cola, Hilton, McDonalds, Canon dan HSBC pun turut mendukung kegiatan Earth Hour 2010 dengan memadamkan lampu kantor mereka di seluruh dunia.

Di Jakarta sendiri, menurut catatan WWF Indonesia, lebih dari 200 gedung di Jakarta akan ikut dalam 'kegelapan', termasuk gedung-gedung yang menjadi ikon kota Jakarta seperti Monas, Bundaran Hotel Indonesia dan lain sebagainya. Tahun ini merupakan yang kedua kali bagi Indonesia turut dalam kegiatan Earth Hour. Untuk Earth Hour 2010 akan diperingati pada Sabtu, 27 Maret akhir pekan ini pukul 20:30 hingga 21:30 waktu setempat. 

"Earth Hour sama artinya dengan menembus batas geografis, ekonomi, dan batas negara. Satu jam, satu hari, dalam satu tahun. Apa yang Anda lakukan adalah menambah suara untuk aksi penyelamatan Bumi secara global," tandas Ridley.

0 Response to "Dari Paris Hingga Mesir, Dukung Earth Hour"

Posting Komentar